Badan Perancis Bagi Pembangunan (AFD) mendanai rekonstruksi dan rehabilitasi sistem drainase di Banda Aceh

Agence Française de Développement (AFD) dan Departemen Keuangan Republik Indonesia telah menandatangani kesepakatan pinjaman sebesar 36,8 juta Euro (sekitar Rp. 500 Milyar) untuk rehabilitasi sistem drainase di Banda Aceh. Dalam acara penandatanganan yang diselenggarakan pada hari Rabu 24 September di Jakarta, Departemen Keuangan diwakili oleh Bapak Rahmat Waluyanto, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, sementara AFD oleh Bapak Joël Daligault, Direktur AFD untuk Indonesia, di hadiri Bapak Jean-Yves Roux, Wakil Duta Besar, Kedutaan Besar Perancis.

JPEG

Pinjaman akan digunakan untuk membantu penyelesaian rekonstruksi dan rehabilitasi jaringan drainase utama Banda Aceh, yang juga didanai oleh pemerintah. Proyek tersebut melengkapi proyek infrastrukur perkotaan dan pembangunan perumahan di daerah tersebut yang dibiayai oleh Pemerintah Indonesia, donor internasional maupun bilateral, dan lembaga swadaya masyarakat.

JPEG

Diharapkan, proyek akan mulai digarap pada akhir tahun ini dan rampung dalam waktu 18 bulan. Proses konsultasi seleksi kontraktor telah dipersiapkan oleh BRR yang berperan sebagai badan pelaksana proyek. Proyek tersebut terutama mencakup pembangunan saluran sepanjang 150 Km di wilayah 4, 5, 6 7 dan daerah Darrusalam, 2 unit pompa, 2 unit pompa bergerak, beberapa kawasan retensi banjir (retarding basin), dll., serta pendanaan peralatan khusus (truk dan peralatan lain) dan fasilitas (gedung pusat pencegahan banjir) untuk pemeliharaan sistem.

JPEG

Diterbitkan pada 21/07/2009

Kembali ke atas