G 20 – Persiapan KTT Seoul

Kelompok kerja G 20 bidang Korupsi yang diketuai bersama oleh Perancis dan Indonesia telah bertemu pada tanggal 27 dan 28 September di Jakarta. Kelompok kerja yang terdiri atas para wakil seluruh negara anggota G 20 tersebut terbentuk seusai KTT Toronto tanggal 26 dan 27 Juni lalu dan diketuai bersama oleh Ibu Florence Jeanblanc Risler dari Perancis dan Bapak Mochammad Jasin, dari Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia. Kelompok ini mengemban misi untuk menyusun usulan rencana aksi pemberantasan korupsi yang akan diajukan pada KTT tingkat kepala negara di Seoul, tanggal 11 dan 12 November mendatang. Korupsi sesungguhnya merupakan ancaman bagi keseimbangan pasar karena mengacaukan iklim persaingan dan pemerataan sumber daya. Ia juga melemahkan kepercayaan para pelaku pasar dan masyarakat, dalam upaya penegakan hukum yang adil. Selain itu kelompok kerja G 20 telah membahas tentang perlindungan narasumber/informan, penyitaan aset yang diperoleh dari tindak korupsi, penguatan lembaga-lembaga pemberantasan korupsi, dan menetapkan jadwal penerapan Konvensi Anti-Korupsi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Usai KTT Seoul, Perancis akan memimpin G 20 untuk periode satu tahun, dan pada waktu bersamaan, memimpin G 8, terhitung sejak tanggal 1 Januari 2011. Kedua jabatan yang akan diduduki Perancis akan memberi peluang untuk menguatkan hubungan antara Eropa, Amerika dan Asia-Pasifik. G 20 memang punya maksud untuk memperluas medan cakupannya dan menegaskan dirinya sebagai satu ajang global untuk membahas upaya-upaya untuk mengatasi krisis ekonomi global, regulasi keuangan, dan juga isu-isu pembangunan serta dimensi sosial globalisasi.

Diterbitkan pada 01/10/2010

Kembali ke atas