Hubungan Politik [fr]

Indonesia sebagai negara dengan populasi terbanyak keempat di dunia merupakan mitra penting negara kami, ditinjau dari kedudukannya baik di lingkup regional, maupun dari peran yang dimainkannya di kancah internasional.


Presiden François Hollande bertemu dengan Presiden Joko Widodo, di sela-sela KTT G-20 di Brisbane, Australia, tanggal 16 November 2014. - JPEG
Ibu Corinne Breuzé dan Ibu Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Indonesia. - JPEG

Kami membina hubungan persahabatan dan kerja sama yang erat sejak lama. Pada tahun 2011 terjadi peningkatan hubungan antara kedua negara yang signifikan, melalui penandatanganan kemitraan strategis, dalam kesempatan lawatan Perdana Menteri Perancis, Bapak François Fillion ke Indonesia, dari tanggal 30 Juni hingga 2 Juli 2011. Kemitraan strategis ini mencakup sejumlah bidang seperti :

Penandatanganan kemitraan strategis di tahun 2011 antara Perdana Menteri François Fillon dan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. - JPEG

- Isu-isu internasional di tingkat regional dan global. Kedua negara kita ingin mengoordinasikan tindakan-tindakan mereka yang terkait dengan isu-isu tersebut, dalam wadah lembaga-lembaga internasional. Inilah salah satu tujuan kunjungan Menteri Luar Negeri dan Pembangunan Internasional Republik Perancis ke Jakarta pada bulan Agustus 2013 lalu ; lawatan Menteri Luar Negeri Indonesia, Bapak Marty Natalegawa, di bulan Januari 2014 ; maupun perbincangan antara Presiden Republik Perancis, Bapak François Hollande, dan Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo, di sela-sela KTT G20 di Brisbane, November 2014.

- Ekonomi, perdagangan, penanaman modal untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. Kemintraan diselenggarakan baik oleh bagian-bagian kedutaan (Bagian Ekonomi, Business France, Institut Français d’Indonésie/IFI) oleh Badan Perancis untuk Pembangunan (AFD), maupun perusahaan-perusahaan Perancis. Dua bidang prioritas adalah :

  • pembangunan infrastruktur, di khususnya di bidang transportasi, terutama transportasi perkotaan, kereta api dan penerbangan ;
  • sektor energi dan sumber daya mineral ; dukungan bagi pengembangan energi berkelanjutan, terutama energi baru dan terbarukan, efisiensi energi, penghematan energi dan pembaharuan teknologi.


Pertemuan antara Bapak Michel Sapin, Menteri Keuangan Republik Perancis dengan Bapak Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan Republik Indonesia, tanggal 16 Januari 2015. - JPEG Kunjungan Bapak Michel Sapin ke Kantor BMKG di Jakarta, tanggal 16 Januari 2015. - JPEG



- Kerja sama kami dengan Indonesia dititikberatkan pada dua poros utama :

Seminar persiapan keberangkatan bagi mahasiswa sebelum berangkat ke Perancis tanggal 11 Agustus 2014. - JPEG

  • Di satu sisi kerja sama akademis dan ilmiah. Melalui Espace Campus France (di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan dalam waktu dekat Makassar), diselenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan daya tarik pendidikan tinggi Perancis (lebih dari 400 pelajar Indonesia melanjutkan studi mereka di Perancis setiap tahunnya). Selain itu, kerja sama ilmiah didukung oleh pusat-pusat penelitian kami yang ada di Indonesia (CIRAD, IRD, EFEO, IRASEC), terutama yang berkaitan dengan upaya untuk melindungi Barang Publik Global.
  • Di sisi lain, kerja sama budaya dalam arti luas, yang didukung jaringan lembaga-lembaga budaya kami di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan lembaga Alliances Françaises Bali, Balikpapan, Medan dan Semarang. Puncak dari kerja sama ini adalah Festival Budaya Printemps Français dan Festival Film Perancis yang setiap tahunnya menarik minat masyarakat luas, dari April hingga Juni. Kerja sama kami juga mencakup pengembangan pengajaran bahasa Perancis (dengan 50 ribu murid, 13 jurusan sastra Perancis di sejumlah universitas) diskusi dan pertukaran intelektual (melalui seminar berkala tentang perkembangan Islam kontemporer, globalisasi ekonomi atau hubungan internasional).


Kunjungan-kunjungan anggota parlemen juga turut berkontribusi pada dinamika hubungan bilateral Perancis-Indonesia. Delegasi Kelompok Persahabatan Perancis-Indonesia, Senat Perancis, yang dipimpin oleh ketuanya, Ibu Cathérine Procaccia, pada bulan September 2013; rombongan Komisi Luar Negeri, Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Senat Perancis pada bulan Mei 2014, dan rombongan Komisi Urusan Luar Negeri Majelis Nasional Perancis (Assemblée nationale) di bulan September, melawat ke negara kepulauan ini untuk bertukar pikiran baik dengan para pemimpin politik, kalangan pengusaha ; maupun para wakil rakyat komunitas Perancis dan warga Perancis yang menetap di Indonesia.

Kunjungan Kelompok Persahabatan Perancis-Indonesia pada bulan September 2013. - JPEG Kunjungan Kelompok Persahabatan Perancis-Indonesia pada bulan September 2013. - JPEG


GIF
Kedua negara kita sama-sama memiliki perhatian terhadap isu-isu penting multilateral. Seperti halnya Perancis, Indonesia menetapkan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan sebagai prioritasnya. JPEG Perubahan iklim merupakan bidang penting dalam kerja sama antara kedua negara kita. Menjelang penyelenggaraan KTT Iklim PBB COP 21 pada akhir tahun 2015, Perancis menjalin dialog politik dengan Indonesia, emitor besar gas rumah kaca dan negara yang menduduki posisi penting dalam perundingan iklim. Kerja sama ilmiah dan akademis Perancis-Indonesia mengalami perkembangan pesat pada beberapa tahun terakhir ini terutama yang terkait dengan masalah iklim (pengelolaan risiko bencana alam, teknologi “hijau”, pertanian), dan terwujud melalui seminar-seminar serta proyek-proyek penelitian bersama. Badan Perancis untuk Pembangunan (AFD), yang membuka kantor perwakilannya di Jakarta pada tahun 2007, memberikan dukungannya terhadap pelaksanaan proyek-proyek ‘hijau’, terutama di bidang pengelolaan hutan berkelanjutan, angkutan perkotaan dan panas bumi.

Selain itu hubungan kami dengan Indonesia juga merupakan bagian dari kerangka kebijakan politik kami yang lebih luas di Asia dan Asia Tenggara. Perancis mempunyai perhatian khusus terhadap ASEAN yang merupakan aktor penting pembangun arsitektur kawasan. Hal ini dibuktikan dengan bergabungnya Perancis dalam Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (TAC) sejak tahun 2007, akreditasi Duta Besar di Jakarta sebagai Duta Besar untuk Sekretariat ASEAN pada tahun 2009.

Pidato Bapak Laurent Fabius, Menteri Luar Negeri Republik Perancis, di Sekretariat Asean di Jakarta tanggal 2 Agustus 2013. - JPEG
Bapak Laurent Fabius dan Bapak Le Luong Minh, Sekretaris Jendral ASEAN (2 Agustus 2013). - JPEG

Diterbitkan pada 10/06/2015

Kembali ke atas