Kerja sama antara Agence Française de Développement (AFD) dan Bank Mandiri

BANK MANDIRI PEROLEH PINJAMAN US$100 JUTA
DARI BADAN PEMBANGUNAN PRANCIS (AFD)


Jakarta, 17 Juni 2010 - Bank Mandiri memperoleh fasilitas pinjaman senilai US$100 Juta dari
Agence Française de Développement (AFD) untuk membantu pembiayaan proyek-proyek
yang terkait dengan perubahan iklim dan efisiensi energi. Penandatanganan perjanjian kredit
tersebut dilakukan oleh Direktur Treasury, Financial Institutions & Special Asset
Management Bank Mandiri
, Thomas Arifin dan Country Director AFD, Joel Daligault,
disaksikan oleh Riswinandi, Wakil Presiden Direktur bersama beberapa direksi Bank Mandiri
serta Sébastien Surun, Kuasa Hukum a.i Perancis untuk Indonesia.

JPEG

Fasilitas jangka panjang ini memiliki tenor 7 sampai 10 tahun (termasuk grace period) dan
akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang memenuhi kriteria, baik yang
diimplementasikan oleh perusahaan milik negara maupun swasta, terutama untuk sektor
energi yang fokus pada energi terbarukan, panas bumi, efisiensi energi serta penggunaan
domestik gas (sebagai substitusi dari penggunaan bahan bakar fosil dan batu bara).

Bank Mandiri dan AFD juga secara bersama akan membiayai program-program pelatihan
yang ditujukan kepada pengembangan kapasitas Bank Mandiri khususnya terhadap topik - topik
perubahan iklim dan efisiensi energi.

JPEG

Thomas Arifin mengatakan bahwa alasan utama Bank Mandiri memilih bekerja sama dengan
AFD adalah reputasi international dan track records AFD yang baik. Kegiatan AFD berfokus
pada masalah perubahan iklim, dan meningkatan pertumbuhan yang berkelanjutan negaranegara
berkembang.

“Pembiayaan ini juga membantu kami dalam memperkuat struktur pembiayaan jangka
panjang, meningkatkan pembiayaan untuk proyek-proyek yang ramah lingkungan, sehingga
mampu mendorong investasi di Indonesia,” kata Thomas Arifin.

JPEG

Country Director AFD Joël Daligault, mengemukakan bahwa kerja sama ini sangat penting
karena Bank Mandiri sebagai bank terkemuka di Indonesia sangat terbuka terhadap
lingkungan dan perubahan iklim.

“Keterbukaan itu mendorong AFD untuk mendukung Bank Mandiri menjadi pelopor dibidang
tersebut. Kerja sama ini merupakan pinjaman langsung AFD yang pertama, kepada
perusahaan milik negara di Indonesia sehingga melengkapi kerja sama kami dengan
pemerintah dalam menerapkan strategi dan kebijakan terhadap perubahan iklim. Fasilitas ini
juga berkontribusi terhadap komitmen Presiden dalam mengurangi emisi gas rumah kaca
sebesar 26-41% pada 2020,” ujar Joël.

Menurut Joël, Kerjasama ini juga menjadi kesempatan untuk mendorong pengembangan
Bank Mandiri menjadi Green Bank.

Diterbitkan pada 22/06/2010

Kembali ke atas