Kerjasama antara SMK Perancis dan Indonesia, 2-10 Februari 2010

Suatu Delegasi sekolah menengah kejuruan Perancis yang beranggotakan 24 orang (terdiri atas para siswa, staf pengajar, kepala sekolah dan inspektur pendidikan Perancis) mengadakan kunjungan ke Jakarta dari tanggal 2 s.d. 10 Februari 2010.

JPEG
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lions Club Chalon sur Saône dan Kedutaan Besar Perancis di Indonesia, atas dukungan perusahaan Saint-Gobain. Kunjungan para pemuda Perancis dan para gurunya tersebut didanai bersama oleh Dewan Daerah Burgundi, sejumlah organisasi profesi, Lion’s Club, serta berkat upaya dan dana dari para peserta pelatihan dan sekolah mereka

Program pertukaran antara sekolah menengah kejuruan antara Perancis dan Indonesia semacam ini baru diselenggarakan untuk pertama kalinya.

JPEG
Lembaga-lembaga pendidikan Perancis yang diundang untuk mengikuti acara pertukaran tersebut adalah Pusat Pendidikan dan Pelatihan Antar-Profesi Jean Lameloise de Mercurey (perhotelan/restoran) dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri daerah "Côte-d’Or" dan "Saône et Loire" .

Sekolah menengah kejuruan Indonesia yang terlibat dalam program ini adalah SMKN 26 Pembangunan dan Sekolah Pariwisata SMKN 57 Jakarta. Rombongan Perancis menginap di hotel-hotel yang berada di bawah dua sekolah pariwisata Jakarta. Hal itu memberikan kesempatan kepada para anggota delegasi untuk merasakan secara langsung kontak budaya yang sangat mereka hargai.

JPEG
Acara jamuan diselenggarakan di Kediaman Duta Besar Perancis, dihadiri oleh mantan menteri pendidikan nasional Bapak Wardiman Djojonegoro dan sejumlah pejabat Kementerian Pendidikan Indonesia.

Selama satu minggu, para siswa dan pengajar dari Perancis mengikuti pelajaran memasak dan teknologi industri di pagi hari, dan berkunjungan ke berbagai perusahaan (Restoran Dharmawangsa, Saint Gobain dan L’Oréal) pada siang harinya.

JPEG
Bapak Christian Pouthier, Inspektur Pendidikan Perancis, menyampaikan presentasi mengenai sistem pendidikan Perancis di depan sekitar dua puluh orang kepala sekolah menengah kejuruan yang tahun ini akan menerima beasiswa dari Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia untuk mengikuti program kunjungan ke Perancis selama satu minggu. Suatu kemitraan mungkin akan dijalin dengan Akademi Dijon.

JPEG
Dalam rapat kerja yang berlangsung selama seminggu, para pengajar dari Perancis maupun Indonesia saling bertukar pengalaman mengajar. Pada kesempatan tersebut, mereka juga membahas persiapan kunjungan para siswa Indonesia beserta para pengajarnya ke Perancis.

Di akhir pekan, diselenggarakan kunjungan budaya di sekitar Jakarta dan Bandung.

JPEG

Diterbitkan pada 11/03/2010

Kembali ke atas