Kunjungan Duta Besar Perancis ke Bandung (22-24 April 2014) [fr]

Duta Besar Perancis, Ibu Corinne Breuzé, melawat ke Bandung dari tanggal 22 s.d. 24 April,
didampingi rombongan para pebisnis Perancis maupun perwakilan berbagai bagian Kedutaan
Besar Perancis di Jakarta.

Selama berada di Bandung, duta besar akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada
Gubernur Propinsi Jawa Barat, Bapak Ahmad Heryawan, dan Walikota Bandung, Bapak Ridwan
Kamil. Beliau juga akan mengunjungi Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk bertemu dengan
rektor ITB dan para alumni Perancis. Duta besar akan mendatangi pula sejumlah perusahaan
Indonesia, yakni PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan PT Kereta Api Indonesia.

Kunjungan ini pada khususnya merupakan kesempatan untuk membahas kemajuan proyek
modernisasi koridor perkeretaapian kota Bandung (Bandung Urban Railway, BUR) yang
diresmikan pada tanggal 4 Juni 2013, oleh Wakil Menteri Perhubungan Indonesia, Bapak
Bambang Susantono, dan Menteri Perdagangan Luar Negeri Perancis, Ibu Nicole Bricq.

Proyek renovasi dan modernisasi koridor perkeretaapian Padalarang – Cicalengka ini betujuan
untuk menggandakan jalur yang telah ada sepanjang 42 kilometer, membangun sistem
elektrifikasi, merehabilitasi sistem persinyalan dan telekomunikasi, serta membangun jembatan
layang untuk jalur kereta api di pusat kota Bandung. Proyek tersebut rencananya akan
diselesaikan dalam 48 bulan dan menghasilkan sebuah sistem angkutan kereta api yang efisien,
dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas ke kota Bandung dan daerah-daerah sekitarnya serta
mengurangi kemacetan di pusat kota. Proyek ini juga bertujuan untuk mengurangi polusi dan
menghemat bahan bakar fosil. Para pihak yang akan mendapatkan manfaat dari proyek ini
utamanya adalah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan juga kota
Bandung serta masyarakatnya.

Proyek BUR tercatat dalam Blue Book, dengan biaya mencapai 175 juta euro. Sebanyak 157 juta
euro akan berasal dari pendanaan luar negeri. Kementerian Ekonomi Perancis sendiri akan
mengucurkan hibah 80 juta euro melalui protokol keuangan, sedangkan Badan Perancis untuk
Pembangunan (AFD) akan memberikan pinjaman sebesar 46 juta euro untuk proyek tersebut.

Diterbitkan pada 22/04/2014

Kembali ke atas