Kunjungan rombongan anggota Senat dari Kelompok Persahabatan Indonesia – Timor Leste ke Timor Leste (17 - 20 September 2013) [fr]

Ibu Catherine Procaccia, Senator dari partai UMP dari daerah Val de Marne, Presiden Kelompok Persahabatan Perancis / Indonesia dan Timor Leste ; Bapak Jean-Jacques Lozach, Senator dari partai Sosialis daerah Creuse, Wakil Presiden Kelompok Persahabatan ; Ibu Catherine Deroche, Senator UMP daerah Maine-et-Loire ; Bapak Jean-Pierre Chaveau, Senator UMP dari daerah Sarthe ; dan Bapak Guillaume Gabison, Sekretaris Kelompok Persahabatan ; baru saja melakukan lawatan ke Timor Leste. Ini merupakan rombongan senator Perancis pertama yang berkunjung ke negara tersebut, sejak kemerdekaannya di tahun 2002.


Kelompok Persahabatan Timor Leste dibentuk pada tahun 2012 dan kunjungan pertama ini bertujuannya menemui organisasi-organisasi politik setempat, lembaga-lembaga ekonomi dan internasional, serta LSM-LSM yang berada di sana. Rombongan juga menemui masyarakat Perancis di Timor Leste.

Lawatan tersebut menandai keinginan kelompok persahabatan untuk mempererat hubungan antara Perancis dan Timor Leste.

Kerja sama Perancis di Timor Leste menawarkan program budaya, membiayai kedatangan para ahli untuk memberikan bantuan teknis kepada lembaga-lembaga setempat (Kementerian Keuangan, Kebudayaan, Kelautan, Pertahanan dan Keamanan) dan turut serta dalam proyek-proyek pembangunan bersama-sama dengan LSM-LSM, dalam rangka pengembangan warisan Timor dan pelatihan kejuruan (Timor Aid, Handicap International).

Kementerian Luar Negeri dan Presiden Parlemen Timor Leste menyatakan keinginan bersama untuk merealisasikan proyek-proyek kemitraan dalam rangka kerjasama politik, budaya, bahasa dan ekonomi dengan Perancis. Penguatan bantuan teknis melalui pelatihan merupakan hal mendasar bagi Timor Leste.

Menteri mengundang perusahaan Perancis untuk datang menanamkan modalnya di Timor Leste, di bidang infrastruktur, pembangunan perkotaan, pendidikan, dan energi. Menteri juga menggarisbawahi pentingnya penguasaan bahasa Perancis dan pelatihan / pendidikan bagi warga Timor di sistim pendidikan Perancis.

Anggaran negara mengalami peningkatan sejak 4 tahun lalu, menjadi 1,5 milyar USD. Sementara pertumbuhan ekonomi negara ini pertahunnya mencapai 12%, di luar minyak bumi. Dana minyak bumi mencapai 13 milyar USD.

Kunjungan pertama senator ke Timor Leste memungkinkan Perancis dapat mengenal dengan lebih baik negara baru ini, yang menawarkan banyak peluang untuk diraih.

Diterbitkan pada 22/10/2013

Kembali ke atas