Peresmian Maison de la Science française [fr]

« L’union fait la force » atau « Persatuan untuk menguatkan » adalah moto dari Maison de la Science française (Rumah Ilmu Pengetahuan Perancis) di Indonesia.


JPEG
Selasa, 11 Februari 2014, Maison de la Science française yang baru akan di resmikan di Jakarta. Rumah ini menjadi wadah kantor IRD, Cirad, Universitas Toulouse dan konsorsium Agreenium.

Konsorsium Agreenium merupakan kumpulan dari Cirad bersama 8 grand écoles (sekolah tinggi) atau institutusi-institusi Perancis yang mengkhususkan diri dalam penelitian dan pendidikan tinggi agronomi dan pengobatan hewan. Untuk perwakilan Universitas Toulouse yang prestisius, akan dijalankan oleh Yerry Wirawan yang memiliki misi meningkatkan pertukaran mahasiswa, dosen dan peneliti antara Toulouse dan universitas-universitas di Indonesia.

Dalam kerangka pendirian Maison de la Science française, Agreenium dan Universitas Toulouse bertumpu pada pengalaman IRD dan Cirad di Asia Tenggara. Institusi-institusi ini telah dikenal peranan pentingnya dalam penelitian dan pendidikan tinggi selama lebih dari 40 tahun. Dengan berkontribusi pada modernisasi agrikultur di Indonesia, pengenalan dan pengelolaan sumber-sumber alam, perlindungan masyarakat dari ancaman bahaya, telah menjadi pekerjaan utama yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Salah satu contohnya adalah pada tahun 2014 di Bali, Cirad bersama dengan PT. SMART dan WWF Indonesia menyelenggarakan sebuah konferensi Internasional dengan 400 undangan untuk menjawab pertanyaan penting : “Budidaya minyak sawit : Akankah menjadi model cocok tanam di masa depan?” Pertanyaan ini merupakan sebuah persoalan penting saat ini yang seringkali menjadi kontroversi. Bagi IRD, misi LENGURU 2014 : sebuah ekspedisi ilmuwan terpenting yang tidak pernah dilakukan di Indonesia sebelumnya! Dengan dukungan perusahaan COLAS/WASCO, misi ini dipimpin bersama dengan IRD, LIPI dan APSOR (Akademi Perikanan Sorong). Misi ini mengumpulkan hampir seratus ilmuwan Eropa dan Indonesia untuk mendata biodiversitas yang mendasari warisan Nusantara.

Dengan menggabungkan kekuatan, ilmuwan Perancis yang sedang berkembang ini menawarkan pengetahuan, keahlian dan jaringan international pada mahasiswa, pekerja swasta dan pemerintah serta semua tenaga pendidik maupun peneliti Indonesia. Berbagai keunggulan ini yang kami tawarkan secara bersama-sama.

GIF

Data-data penting

CIRAD dan IRD
Staff : 4100
Budget : € 445 juta
Research Units : 83
Priorities and partnerships in Indonesia : biodiversity, natural hazards, sustainable aquaculture, archeology and heritage , social and engineering sciences applied to agriculture, forestry, sanitary and emerging risks, food, natural resources and rural territories.

AGREENIUM
6,700 researchers and professors.
15,700 students
2,200 PhD students
300 research units
95 Masters of Science
€ 1,100 million budget

UNIVERSITE of TOULOUSE
21 Institusi : 4 universitas dan 17 Sekolah Insinyur dan Khusus
Jumlah total mahasiswa : 100 674
Mahasiswa Asing : 13 913 atau 13,8%

Diterbitkan pada 10/02/2014

Kembali ke atas