Prioritas Perancis sebagai Ketua kelompok G20 dan G8

JPEG

G20

1. Mengoordinasikan kebijakan ekonomi dan mengurangi ketimpangan makroekonomi global

2. Memperkuat regulasi keuangan

3. Mereformasi sistem moneter internasional (IMS)

4. Meredam gejolak harga bahan baku

5. Memperbaiki tata pemerintahan global

6. Bertindak untuk pembangunan


Apa prioritas Perancis sebagai pemimpin kelompok G20 di tahun 2011?

Hingga saat ini, G20 telah mampu memberikan jawaban kolektif yang efektif guna mengatasi krisis terburuk yang pernah terjadi sejak krisis tahun 1930.

Pada tahun 2011, G20 harus menuntaskan upaya-upaya yang bertujuan menumpas krisis hingga keakar-akarnya, yang telah dicanangkan sebelumnya, dan memperluas kegiatannya ke bidang-bidang yang lain, guna meningkatkan stabilitas dan kemakmuran dunia secara berkelanjutan.

Sebetulnya, hanya G20 yang memiliki bobot, legitimasi, serta kemampuan untuk mengambil keputusan yang diperlukan, guna memberikan dorongan yang dibutuhkan bagi penyelesaian tantangan-tantangan utama dalam bidang ekonomi masa kini, melalui tindakan-tindakan berikut ini :


1.Mengoordinasikan kebijakan-kebijakan ekonomi dan mengurangi ketimpangan makroekonomi global

G20 yang mewakili 85% ekonomi dunia merupakan forum amat penting bagi koordinasi berbagai kebijakan ekonomi jangka pendek maupun panjang. Selain perannya dalam menghadapi perkembangan situasi aktual, G20 telah merancang kerangka pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan dan seimbang, yang bertujuan mengarahkan kembali strategi-strategi nasional yang lebih menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi global. Perancis akan melanjutkan upaya ini pada tahun 2011, di antaranya dengan memantau pelaksanaan sejumlah komitmen yang diambil pada KTT Seoul. Dalam KTT tersebut setiap negara G20 setuju untuk menerapkan kebijakan yang disesuaikan dengan kondisi negara mereka masing-masing, demi mengurangi ketimpangan makroekonomi dan mendorong pertumbuhan global.

2. Memperkuat regulasi keuangan

Perancis menganggap pengawasan pelaksanaan secara efektif peraturan yang ditetapkan oleh G20 amat lah penting demi meningkatkan pengawasan sektor keuangan secara berkelanjutan. Kepemimpinan Perancis juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan aksi G20, di bidang-bidang yang belum memiliki aturan yang memadai, seperti misalnya bidang regulasi “sektor perbankan bayangan” (kegiatan perbankan yang paralel, yang belum diatur hingga saat ini) serta integritas dan transparansi pasar keuangan.

3. Mereformasi sistem moneter internasional (IMS)

Periode terakhir ini ditandai oleh tingginya gejolak mata uang, penumpukan ketimpangan, dan pencarian cadangan devisa yang semakin tinggi oleh negara-negara kekuatan ekonomi baru, yang sewaktu-waktu dapat dihadapkan pada penarikan modal internasional secara besar-besaran.

Perancis ingin memberikan jawaban kolektif atas penyimpangan-penyimpangan tersebut, guna menghindari semakin lebarnya ketimpangan ekonomi global.

4. Meredam gejolak harga bahan baku

G20 membahas masalah fluktuasi harga bahan baku yang berlebihan untuk pertama kalinya pada KTT Pittsburgh bulan November 2009. Namun hingga saat ini sedikit sekali kebijakan konkret yang telah diambil. Perancis ingin mencari solusi bersama untuk meredam gejolak harga bahan baku, terutama hasil pertanian, yang mempengaruhi pertumbuhan global dan mengancam ketahanan pangan masyarakat.

5. Memperbaiki tata pemerintahan global

Ekonomi kita memerlukan lembaga internasional yang diperbarui agar mampu mengatur globalisasi secara efektif. Perancis akan berusaha untuk memantapkan peranan G20 sebagai forum utama kerjasama ekonomi, memperkuat koherensi aksi lembaga-lembaga internasional, di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup, serta mengidentifikasi masalah-masalah yang masih belum ditangani sebagaimana mestinya. Sinergi antara G20 dan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga tentunya akan ditingkatkan.

6. Bertindak untuk pembangunan

G20 yang mewakili 85% perekonomian global dan dua per tiga populasi dunia saat ini muncul sebagai forum relevan, untuk menawarkan solusi konkret bagi permasalahan pembangunan. KTT Seoul pada bulan November 2010 menandai tahapan menentukan, dengan diadopsinya rencana aksi pertama G20 di bidang pembangunan. Perancis bertekad untuk meningkatkan prioritas tersebut di bawah kepemimpinannya.


G8

KTT Pittsburgh, pada bulan September 2009, menandai langkah penting reformasi tata pemerintahan dunia, dengan menjadikan G20 sebagai “forum utama kerjasama ekonomi internasional” yang mencerminkan keseimbangan dunia baru dan peningkatan peran negara-negara kekuatan ekonomi baru. Dalam konteks ini, peranan G8 berkembang dengan tetap menjaga ciri khas forum tersebut, sehingga memungkinkan berbagai diskusi yang bersifat langsung dan informal di tingkat kepala negara dan pemerintahan negara-negara paling maju. Selama kepemimpinannya, Perancis mengusulkan untuk memfokuskan kembali perhatian G8 format baru ini, pada isu-isu yang benar-benar dapat dipengaruhi secara nyata oleh para anggotanya, dengan tetap berhati-hati agar tidak menduplikasi agenda G20.

Ketiga prioritas yang ditetapkan menyangkut kepentingan bersama negara-negara G8, tantangan di bidang perdamaian dan keamanan internasional serta kemitraan dengan Afrika.

*Tantangan umum yang baru: Internet dan pertumbuhan hijau. Untuk pertama kalinya seluruh isu-isu yang menyangkut Internet akan dibahas oleh para kepala negara dan pemerintahan. Kami akan menawarkan diskusi luas mengenai berbagai tantangannya. Mengenai inovasi dan pertumbuhan hijau, tujuannya adalah untuk mengidentifikasi tindakan konkret, guna mengembangkan bidang-bidang baru tersebut yang menopang pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang sangat dibutuhkan oleh perekonomian kita.

* “Perdamaian dan keamanan” merupakan elemen mendasar dalam kepemimpinan Perancis di G8. Di luar masalah politik (Iran, Timur Tengah, Afghanistan Pakistan, non-proliferasi, dll.), kepresidenan Perancis akan memberikan penekanan khusus pada jalur baru perdagangan narkoba antara negara-negara Amerika Latin, Afrika Barat, dan Eropa, demikian juga pada pemberantasan teroris, khususnya di Sahel.

*Kemitraan dengan Afrika. G8 memegang peranan besar dalam mobilisasi guna mendukung pembangunan, terutama di Afrika. Sesi G8 yang diperluas bagi para pemimpin Afrika dan beberapa perwakilan organisasi internasional akan diselenggarakan. Diskusi akan membahas berbagai tantangan besar di bidang politik dan pembangunan. Kami juga akan meneruskan komitmen G8 yang telah dicanangkan di bawah kepemimpinan Kanada, terutama di bidang kesehatan dan ketahanan pangan, dan dalam semangat “tanggung jawab bersama” dengan negara-negara Afrika.


Untuk informasi lebih lanjut :

JPEG
Situs internet Perancis sebagai pemimpin kelompok G20 di tahun 2011

Diterbitkan pada 31/01/2011

Kembali ke atas